perangkatajar.com – Pendidikan Profesi Guru (PPG) merupakan salah satu program penting dalam dunia pendidikan Indonesia. Program ini menjadi bagian dari upaya pemerintah untuk meningkatkan kualitas tenaga pendidik sekaligus mempersiapkan guru yang memiliki kompetensi profesional sesuai dengan standar pendidikan nasional.
Bagi lulusan sarjana pendidikan maupun sarjana dari bidang studi lainnya yang ingin berkarier sebagai guru profesional, PPG menjadi salah satu jalur pendidikan yang perlu diketahui. Program ini tidak hanya memberikan penguatan pengetahuan akademik, tetapi juga membekali peserta dengan keterampilan pedagogik, profesional, sosial, dan kepribadian.
Informasi mengenai Pendidikan Profesi Guru juga banyak dicari oleh para guru dan calon pendidik, terutama berkaitan dengan jenis program, persyaratan pendaftaran, tahapan seleksi, pelaksanaan pendidikan, hingga sertifikat pendidik.
Lantas, apa sebenarnya Pendidikan Profesi Guru, siapa saja yang dapat mengikutinya, dan bagaimana proses pelaksanaannya?
1. Pengertian Pendidikan Profesi Guru (PPG)
Pendidikan Profesi Guru atau PPG adalah program pendidikan tinggi setelah program sarjana atau sarjana terapan yang dirancang untuk mempersiapkan seseorang menjadi guru profesional. Program ini memberikan pembelajaran dan pengalaman praktik agar peserta mampu melaksanakan tugas pendidikan secara kompeten.
PPG diselenggarakan melalui Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK) yang telah ditetapkan sebagai penyelenggara program pendidikan profesi guru.
Melalui program ini, peserta dipersiapkan untuk menguasai empat kompetensi utama guru, yaitu:
- Kompetensi pedagogik, yaitu kemampuan memahami karakteristik peserta didik, merancang pembelajaran, melaksanakan kegiatan belajar, serta melakukan evaluasi hasil pembelajaran.
- Kompetensi kepribadian, yaitu kemampuan menunjukkan sikap dewasa, berakhlak baik, bertanggung jawab, dan menjadi teladan bagi peserta didik.
- Kompetensi sosial, yaitu kemampuan berkomunikasi dan berinteraksi secara efektif dengan peserta didik, sesama guru, orang tua, serta masyarakat.
- Kompetensi profesional, yaitu kemampuan menguasai materi pelajaran secara mendalam sesuai bidang keahlian yang diampu.
Keempat kompetensi tersebut menjadi dasar penting dalam membentuk guru yang tidak hanya mampu menyampaikan materi pelajaran, tetapi juga dapat membimbing dan mengembangkan potensi peserta didik.
2. Tujuan Pendidikan Profesi Guru
Penyelenggaraan PPG memiliki tujuan utama untuk meningkatkan kualitas dan profesionalisme tenaga pendidik di Indonesia.
Beberapa tujuan penting program Pendidikan Profesi Guru antara lain:
a. Meningkatkan kompetensi guru
PPG memberikan kesempatan kepada calon guru maupun guru yang memenuhi persyaratan untuk memperkuat kemampuan pedagogik, kepribadian, sosial, dan profesional.
b. Menghasilkan guru profesional
Program ini mempersiapkan pendidik agar mampu menjalankan tugas dan tanggung jawabnya sesuai standar profesi guru.
c. Memperoleh sertifikat pendidik
Peserta yang berhasil menyelesaikan program dan memenuhi ketentuan kelulusan dapat memperoleh sertifikat pendidik sebagai bukti profesionalitas.
d. Meningkatkan mutu pembelajaran
Guru yang memiliki kompetensi memadai diharapkan mampu menciptakan pembelajaran yang menarik, efektif, inklusif, dan berorientasi pada kebutuhan peserta didik.
e. Memenuhi kebutuhan tenaga pendidik
PPG bagi Calon Guru juga menjadi salah satu upaya pemerintah untuk menyiapkan tenaga pendidik profesional sesuai kebutuhan bidang studi dan wilayah di Indonesia.
3. Jenis-Jenis Pendidikan Profesi Guru
Dalam penyelenggaraannya, Pendidikan Profesi Guru dibedakan menjadi dua kelompok utama berdasarkan sasaran pesertanya.
A. PPG bagi Calon Guru
PPG bagi Calon Guru merupakan program pendidikan profesi yang ditujukan kepada lulusan sarjana (S-1), sarjana terapan, atau Diploma IV, baik dari jurusan pendidikan maupun nonkependidikan.
Program ini dikenal sebagai jalur prajabatan karena ditujukan untuk mempersiapkan calon pendidik yang belum terdaftar sebagai guru atau kepala sekolah dalam basis data yang ditentukan pemerintah.
Peserta yang dinyatakan lolos seleksi akan mengikuti pendidikan profesi selama dua semester. Kegiatannya meliputi perkuliahan, praktik kerja lapangan, proyek kepemimpinan, dan pendampingan.
B. PPG bagi Guru Tertentu
PPG bagi Guru Tertentu merupakan program yang ditujukan kepada guru yang telah menjalankan tugas mengajar dan memenuhi persyaratan sesuai ketentuan pemerintah.
Program ini sebelumnya lebih dikenal dengan istilah PPG Dalam Jabatan atau PPG Daljab.
Pelaksanaannya berfokus pada penyelesaian sertifikasi bagi guru aktif yang belum memiliki sertifikat pendidik.
Peserta yang memenuhi persyaratan akan mengikuti tahapan pembelajaran dan Uji Kompetensi Peserta Pendidikan Profesi Guru (UKPPPG).
Perbedaan utama kedua program tersebut terletak pada sasaran peserta, tujuan pelaksanaan, dan pola pendidikan yang diterapkan.
4. Persyaratan Mengikuti PPG bagi Calon Guru Tahun 2026
Salah satu informasi yang banyak dicari oleh lulusan perguruan tinggi adalah persyaratan mengikuti PPG bagi Calon Guru.
Berdasarkan informasi resmi Direktorat Pendidikan Profesi Guru Kemendikdasmen untuk seleksi tahun 2026, persyaratan umumnya meliputi:
- Warga Negara Indonesia (WNI).
- Tidak terdaftar sebagai Guru atau Kepala Sekolah pada Data Pokok Pendidikan (Dapodik) maupun basis data guru dan tenaga kependidikan lainnya seperti Simpatika.
- Berusia paling tinggi 32 tahun pada tanggal 31 Desember tahun pendaftaran.
- Memiliki ijazah Sarjana (S-1) atau Diploma IV yang terdaftar di Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PD-Dikti).
- Memiliki Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) paling rendah 3,00.
- Memiliki surat keterangan sehat jasmani dan rohani.
- Memiliki surat keterangan berkelakuan baik.
- Memiliki surat keterangan bebas narkotika, psikotropika, dan zat adiktif lainnya (NAPZA).
- Menandatangani pakta integritas.
- Mengikuti seluruh tahapan seleksi yang telah ditentukan.
Persyaratan dokumen tertentu, seperti surat keterangan berkelakuan baik dan bebas NAPZA, diserahkan pada tahap lapor diri sesuai ketentuan seleksi.
Perlu diperhatikan bahwa persyaratan tersebut mengacu pada seleksi PPG Calon Guru tahun 2026. Calon peserta pada periode berikutnya perlu memeriksa kembali pengumuman resmi karena ketentuan dapat mengalami perubahan.
5. Tahapan Seleksi PPG Calon Guru
Untuk mengikuti program PPG bagi Calon Guru, peserta harus melewati beberapa tahapan seleksi.
Secara umum, proses seleksinya meliputi:
- Seleksi administrasi: pemeriksaan kesesuaian data diri, ijazah, transkrip nilai, dan dokumen persyaratan lainnya.
- Tes substantif: pengukuran kemampuan akademik dan penguasaan materi yang diperlukan untuk mengikuti pendidikan profesi.
- Tes wawancara: penilaian kesiapan, motivasi, komitmen, dan karakter calon guru.
- Pengumuman hasil seleksi: peserta dapat mengetahui hasil seleksi melalui kanal resmi yang disediakan penyelenggara.
- Konfirmasi kesediaan dan lapor diri: peserta yang dinyatakan lolos mengikuti petunjuk untuk melanjutkan ke tahap pendidikan.
Setiap tahapan memiliki ketentuan tersendiri. Oleh karena itu, calon peserta perlu memperhatikan pengumuman resmi agar tidak melewatkan jadwal penting.
6. Bidang Studi yang Dibuka dalam Program PPG
Bidang studi merupakan salah satu hal yang perlu diperhatikan sebelum mendaftar PPG. Calon peserta harus memastikan bahwa program studi pada ijazahnya sesuai dengan bidang studi PPG yang tersedia.
Pada seleksi PPG Calon Guru tahun 2026, pemerintah membuka 30 bidang studi yang terdiri atas 18 bidang studi umum dan 12 bidang studi kejuruan.
Beberapa bidang studi umum yang tersedia meliputi:
- Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD).
- Pendidikan Guru Anak Usia Dini (PGPAUD).
- Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK).
- Bahasa Indonesia.
- Bahasa Inggris.
- Matematika.
- Pendidikan Pancasila.
- Ilmu Pengetahuan Alam (IPA).
- Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS).
- Sejarah.
- Geografi.
- Ekonomi.
- Sosiologi.
- Biologi.
- Kimia.
- Fisika.
- Informatika.
- Bimbingan dan Konseling.
Sementara itu, bidang studi kejuruan mencakup Teknik Otomotif, Teknik Mesin, Teknik Elektronika, Kuliner, Perhotelan, Desain Komunikasi Visual, Pemasaran, Busana, dan beberapa bidang keahlian lainnya.
Ketersediaan bidang studi dapat berubah mengikuti kebutuhan tenaga pendidik. Karena itu, calon peserta perlu memeriksa daftar linearitas program studi dan ketentuan yang diterbitkan oleh Direktorat PPG. Direktorat Pendidikan Profesi Guru (PPG)+1
7. Berapa Biaya Pendidikan Profesi Guru?
Pertanyaan mengenai biaya PPG juga menjadi perhatian calon peserta. Hal ini wajar karena pendidikan profesi membutuhkan waktu dan proses pembelajaran yang cukup panjang.
Untuk PPG bagi Calon Guru tahun 2026, pemerintah mengumumkan biaya pendidikan sebesar Rp8.500.000 per semester. Dengan masa pendidikan dua semester, total biaya pendidikannya mencapai Rp17.000.000.
Namun, terdapat kebijakan bantuan pemerintah berupa beasiswa yang diberikan kepada peserta yang dinyatakan lulus seleksi dan ditetapkan sebagai mahasiswa PPG Calon Guru.
Adapun biaya pendaftaran seleksi yang diumumkan pada program tahun 2026 sebesar Rp200.000.
Dengan adanya dukungan pembiayaan tersebut, lulusan perguruan tinggi memiliki kesempatan untuk mengikuti pendidikan profesi guru tanpa harus menanggung seluruh biaya pendidikan secara mandiri.
Perlu diingat bahwa rincian biaya dan bantuan pendidikan dapat berubah pada periode penerimaan berikutnya. Direktorat Pendidikan Profesi Guru (PPG)
8. Informasi Terbaru PPG Tahun 2026
Pembaruan 1 November 2026
Informasi PPG tahun 2026 menjadi salah satu topik yang menarik perhatian guru dan calon pendidik. Pemerintah melalui Direktorat Pendidikan Profesi Guru Kemendikdasmen terus melaksanakan berbagai tahapan program PPG, baik bagi Calon Guru maupun Guru Tertentu.
Berdasarkan informasi yang dipublikasikan pada laman resmi Direktorat PPG, terdapat beberapa perkembangan penting.
Pertama, seleksi PPG Calon Guru tahun 2026.
Pendaftaran seleksi PPG Calon Guru tahun 2026 sebelumnya dibuka pada 27 Juni hingga 25 Juli 2026. Program tersebut ditujukan kepada lulusan perguruan tinggi yang ingin mempersiapkan diri menjadi guru profesional.
Kedua, pelaksanaan seleksi wawancara tahap 2.
Pada 14 Oktober 2026, Direktorat PPG menerbitkan informasi mengenai pelaksanaan seleksi wawancara Pendidikan Profesi Guru bagi Calon Guru tahun 2026 tahap 2.
Ketiga, pelaksanaan UKPPPG Gelombang 2.
Pada tanggal yang sama, Direktorat PPG juga menerbitkan informasi pelaksanaan Uji Kompetensi Peserta Pendidikan Profesi Guru bagi Calon Guru Gelombang 2 tahun 2026.
Keempat, pelaksanaan PPG bagi Guru Tertentu.
Program PPG bagi Guru Tertentu juga terus berjalan. Guru yang telah memenuhi persyaratan administrasi tetapi belum mendapatkan pemanggilan diarahkan untuk memantau informasi tahap berikutnya melalui akun SIMPKB masing-masing.
Informasi tersebut menunjukkan bahwa pelaksanaan PPG tahun 2026 masih menjadi bagian penting dari upaya pemerintah memperluas kesempatan sertifikasi guru.
Bagi calon peserta maupun guru yang ingin mengikuti program berikutnya, sebaiknya selalu memantau pengumuman resmi agar memperoleh informasi yang benar mengenai jadwal, persyaratan, dan tahapan pelaksanaan. Direktorat Pendidikan Profesi Guru (PPG)+3
9. Cara Mendapatkan Informasi dan Mendaftar PPG
Calon peserta yang ingin mengikuti Pendidikan Profesi Guru dapat memperoleh informasi melalui portal resmi Direktorat PPG Kemendikdasmen.
Berikut beberapa langkah yang dapat dilakukan:
- Buka situs resmi Direktorat Pendidikan Profesi Guru di https://ppg.kemendikdasmen.go.id/.
- Pilih informasi program PPG sesuai kategori, yaitu PPG bagi Calon Guru atau PPG bagi Guru Tertentu.
- Baca persyaratan dan ketentuan pendaftaran secara lengkap.
- Periksa kesesuaian program studi dengan bidang studi PPG yang tersedia.
- Pantau jadwal seleksi dan pengumuman terbaru.
- Ikuti proses pendaftaran melalui tautan resmi yang disediakan pemerintah.
Khusus guru yang sudah aktif mengajar, informasi pemanggilan dan perkembangan PPG bagi Guru Tertentu dapat dipantau melalui akun SIMPKB.
Peserta sebaiknya menghindari informasi pendaftaran yang berasal dari sumber tidak jelas, terutama apabila meminta pembayaran di luar ketentuan resmi.
10. Manfaat Mengikuti Pendidikan Profesi Guru
Mengikuti PPG memberikan sejumlah manfaat bagi calon pendidik maupun guru yang telah menjalankan tugas mengajar.
Berikut beberapa manfaat pentingnya:
1. Memperoleh sertifikat pendidik
Salah satu hasil yang dapat diperoleh peserta yang memenuhi ketentuan kelulusan adalah sertifikat pendidik. Sertifikat ini menjadi bukti formal pengakuan profesionalitas guru.
2. Meningkatkan kemampuan mengajar
Peserta mendapatkan pengalaman dan pembelajaran untuk merancang, melaksanakan, serta mengevaluasi kegiatan pembelajaran.
3. Memahami karakteristik peserta didik
Guru perlu memahami bahwa setiap peserta didik mempunyai kebutuhan, kemampuan, minat, dan karakteristik yang berbeda.
4. Meningkatkan profesionalitas
Melalui PPG, guru memperoleh penguatan pengetahuan dan keterampilan yang mendukung pelaksanaan tugas profesionalnya.
5. Membuka peluang pengembangan karier
Sertifikat pendidik merupakan salah satu persyaratan profesional yang penting dalam berbagai kebijakan pengelolaan dan pengembangan karier guru. Namun, kepemilikan sertifikat tidak otomatis menjamin seseorang diangkat menjadi ASN atau memperoleh pekerjaan sebagai guru.
11. Pertanyaan yang Sering Diajukan tentang Pendidikan Profesi Guru
Apa kepanjangan PPG?
PPG adalah singkatan dari Pendidikan Profesi Guru, yaitu program pendidikan profesi untuk mempersiapkan dan meningkatkan kompetensi guru profesional.
Siapa saja yang boleh mengikuti PPG?
Secara umum, terdapat program PPG bagi Calon Guru untuk lulusan S-1 atau D-IV dan PPG bagi Guru Tertentu untuk guru yang telah memenuhi persyaratan sesuai ketentuan pemerintah.
Berapa lama pendidikan PPG Calon Guru?
Berdasarkan ketentuan program tahun 2026, pendidikan PPG bagi Calon Guru dilaksanakan selama dua semester.
Apakah lulusan nonkependidikan bisa mengikuti PPG?
Bisa. Lulusan dari jurusan nonkependidikan dapat mengikuti PPG bagi Calon Guru sepanjang memenuhi persyaratan akademik, administrasi, dan kesesuaian bidang studi.
Apakah peserta PPG mendapatkan sertifikat pendidik?
Peserta yang berhasil menyelesaikan pendidikan dan memenuhi seluruh ketentuan kelulusan berhak memperoleh sertifikat pendidik.
Apakah PPG tahun 2027 sudah dibuka?
Informasi pembukaan PPG tahun 2027 perlu menunggu pengumuman resmi pemerintah. Calon peserta disarankan memantau portal Direktorat PPG secara berkala.
Baca juga: Kumpulan Contoh File Jurnal PPG, Kamu Wajib Punya !
Kesimpulan
Pendidikan Profesi Guru (PPG) merupakan program strategis pemerintah untuk meningkatkan kualitas dan profesionalitas tenaga pendidik di Indonesia. Melalui program ini, calon guru maupun guru yang telah aktif mengajar memperoleh kesempatan untuk mengembangkan kompetensi dan mendapatkan sertifikat pendidik sesuai ketentuan yang berlaku.
Terdapat dua jenis program utama, yaitu PPG bagi Calon Guru dan PPG bagi Guru Tertentu. Keduanya memiliki sasaran, persyaratan, serta mekanisme pelaksanaan yang berbeda.
Bagi lulusan perguruan tinggi yang bercita-cita menjadi pendidik profesional maupun guru yang belum memiliki sertifikat pendidik, memahami informasi PPG merupakan langkah awal yang penting.
Pastikan selalu mengikuti perkembangan informasi melalui situs resmi Direktorat Pendidikan Profesi Guru Kemendikdasmen agar tidak ketinggalan pengumuman terbaru mengenai jadwal, persyaratan, seleksi, dan pelaksanaan program PPG.
Referensi informasi resmi
Untuk menjaga keakuratan informasi, berikut beberapa sumber pemerintah yang dapat dijadikan rujukan:
- PPG Calon Guru Tahun 2026.
- PPG bagi Guru Tertentu Tahun 2026.
- Informasi Seleksi Wawancara PPG Calon Guru Tahap 2.
- Informasi UKPPPG Calon Guru Gelombang 2 Tahun 2026.
Artikel ini menggunakan informasi yang tersedia hingga 1 November 2026. Jadwal pendaftaran tahun 2026 yang telah berlalu tidak ditampilkan sebagai pendaftaran aktif.












